Rabu, 10 Agustus 2011

Buka Puasa Bersama Iringi Penutupan PESTA 2011

YOGYAKARTA - Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penutupan Pesona Ta’aruf (PESTA) UII tahun 2011 diikuti dengan buka puasa bersama. Momentum Ramadhan sebagai bulan suci mengharuskan umat Islam yang tidak berhalangan untuk berpuasa. Kesempatan ini tampaknya tidak disia-siakan oleh panita PESTA yang digawangi oleh Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UII. Usai prosesi penutupan yang secara resmi diwakili oleh Wakil Rektor III Ir. Bachnas, M.Sc. pada Minggu (07/08/11), peserta PESTA tidak dipersilahkan pulang, namun mengambil jatah untuk berbuka.
Menjelang buka puasa, Wakil Rektor III UII Ir. Bachnas, M.Sc. memberikan sedikit sambutan di depan ribuan mahasiswa baru sebelum secara resmi menutup rangkaian acara yang diselenggarakan selama dua hari tersebut. Dalam sambutannya, dosen teknik sipil UII ini menghimbau kepada mahasiswa baru sekalian untuk senantiasa membuat rencana untuk masa depan mereka “Hidup harus berplanning” ungkapnya.
Momentum ini menurutnya mengingatkan pada 38 tahun yang lalu, ketika ia juga masih menjadi mahasiswa baru. Menurutnya, mahasiswa baru inilah yang akan menjadi penerus. “adek-adeklah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan” tuturnya.
Di pelataran Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) ini jugalah, Ir. Bachnas, M.Sc. memberikan tiga pesan sore itu. Pertama, bahwa mahasiswa baru sekarang ini telah melangkah di lautan ilmu pengetahuan. Maka manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk belajar agar mampu bersaing, bahkan mampu menyaingi dosennya. “ mahasiswa harus lebih pintar dari dosennya” ujarnya.
Kedua, dalam proses belajar, agar senantiasa mengisi jati diri dengan ilmu dan soft skill. Menurutnya,  Ilmu dapat diperoleh di ruang kuliah, sementara soft skill dapat diperoleh melalui lembaga atau organisasi yang ada di kampus.
Ketiga, bahwa mahasiswa baru yang hadir ini telah menjadi keluarga besar UII. Setiap yang tergabung dalam kelauarga ini menurutnya harus kompak. “kita satu keluarga UII, harus bersatu semuanya” terangnya.
Menutup sambutannya, Ir. Bachnas, M.Sc. menambahkan bahwa ketiga pesan yang disampaikan harus berasaskan agama Islam. “tiga poin tadi, harus dibungkus dengan nilai keagamaan” tutupnya.

Sumber: http://www.uii.ac.id/content/view/1519/257/

Pesona Ta’aruf Mahasiswa Baru UII TA 2011/2012

Setelah mengikuti acara kuliah perdana satu hari sebelumnya, sejumlah 4567 mahasiswa baru Universitas Islam Indonesia (UII) Tahun Akademik 2011/2012 memenuhi halaman FPSB guna mengikuti acara pembukaan Pesona Ta’aruf (PESTA), sebagai wahana pengenalan iklim akademik di dunia kampus, pada Sabtu (6/8). Tema yang diangkat pada PESTA tahun ini adalah “Menumbuh kembangkan kemandirian guna membentuk mental mahasiswa yang rahmatan lil’alamin.” Dalam acara pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan UII, baik di tingkat universitas maupun tingkat fakultas.
Rektor UII Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. dalam kesempatannya menyampaikan, budaya akademik akan berkembang bilamana perguruan tinggi benar-banar memiliki kebebasan akademik secara komprehensif. Mahasiswa sebagai seorang akademisi hendaknya berani menyatakan aspirasinya yang mana bisa dilakukan melaui diskusi diberbagai lembaga kemahasiswaan kampus. ”Mahasiswa hendaknya dapat menerapkan budaya berdiskusi dalam aktivitasnya dikampus, sebagai mahasiswa tentunya mempunyai sudut pandang pemikiran berbeda dalam menyikapi berbagai hal, dengan memikirkan dan memahami berbagai argumen yang masuk terlebih dahulu sebelum menentukan sikap”.
Lebih lanjut Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. menghimbau agar mahasiswa dapat bersikap kritis analis yang didasari dengan wawasan yang luas. ”Mahasiswa diharapkan untuk menerapkan budaya menulis dan membaca dalam aktivitasnya menuntut ilmu nanti, sehingga memiliki dasar dalam menyampaikan argumen dan gagasannya”, ungkapnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) UII Raja Rezki Perdana mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa-mahasiswi baru di kampus perjuangan, yang mana adalah universitas tertua di Indonesia yang memiliki tujuan melahirkan pemimpin bangsa yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah. ”Dikampus inilah pernah lahir orang-orang besar yang namanya mampu dikenal di Nusantara ini”, ungkapnya.
Sebagai mahasiswa yang memiliki kepekaan sosial dan semangat yang tinggi, menuntut ilmu di UII hendaknya tidak hanya dimaknai secara sempit yang hanya terjebak antara kuliah kost semata. Namun, bertranformasilah menjadi mahasiswa sejati, yaitu bagaimana mampu berinteraksi dengan realita sosial yang ada. ”Mahasiswa adalah kaum intelektual yang memiliki tanggung jawab keuamatan, sebagai mahasiswa juga harus ingat akan peran sebagai agent of change, agent of sicial controldan iron stock”, terangnya.
Menyambung Ketua LEM UII, Herdika Oki Prasetya selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UII menyampaikan bahwa cita-cita para pendiri UII adalah untuk mensinergikan antara pendidikan formal dengan keilmuan islam, hal ini bertujuan untuk mencetak cendekiawan muslim yang memiliki karakteristik insan ulil albab. ”mencetak lulusan tidak hanya ahli dalam bidangnya namun mampu juga mendakwahkan islam dalam bidang kerjanya, sehingga dapat menjadi uswatun hasanah.

Sumber: http://www.uii.ac.id/content/view/1517/257/

Rabu, 02 Maret 2011

Hey, look, it’s the Beastie Boys:
“Don’t you tell me to smile,
you stick around I’ll make it worth your while.”

Actually, this was taken by college student Alex Innes at an orphanage in Malawi. Rad.
“Bukankah indah bila ragamu tertutup. Bukankah menarik bila dirimu menjadi misteri. Bukankah elok jika sedihmu dalam bibir diam mengatup. Bukankah engkau tersentuh hanya jika termiliki. Engkaulah muslimah perhiasan agama yang lebih dari intan berhiaskan kejujuran bermandikan kemuliaan.”

Jumat, 25 Februari 2011

Je M'ennuie De Vous Les Gars

Vous me manquez les gars même ..
Je veux que nous nous réunir de nouveau
mais quand?
à gauche, Je, Hani Rahmawati, Keenan Darmawan, et Sandi Dharma Saputra :*

Bruno Mars – Today My Life Begins



I’ve been working hard so long
Seems like pain has been my only friend
My fragile heart’s been done so wrong
I wondered if I’d ever heal again

Ohh just like all the season
Never stay the same
All around me I can feel a change
(Ohh)

Reff :
I will break these chains that bind me
Happiness will find me
Leave the past behind me
Today my life begins
A whole new world is waiting
It’s mine for the taking
I know I can make it
Today my life begins

Yesterday has come and gone
And I’ve learn how to leave it where it is
And I see that I was wrong
For ever doubting I could win

Ohh just like all the season
Never stay the same
All around me I can feel a change
(Ohh)

*Back to reff

Life’s to short to have regrets
So I’m learning now to leave it in the past and try to forget
Only have one life to live
So you better make me the best of it

*Back to reff 2x

Rabu, 08 Desember 2010

ビオス自分

Assalamua’llaykum Warrahwatullahi Wabbarrakatuh..

Perkenalkan nama lengkap saya Rizky Andarini. Saya masih menduduki bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Balikpapan kelas XII (lebih tepatnya lagi saya duduk di kelas XII IPS 1). Tepatnya, pada hari Jum’at, 01 Oktober 2010 saya baru menginjak usia ganjil 17 tahun. Entah, ini blog ke berapa saya. Yang jelas, dulu saya pernah membuatnya beberapa kali dikarenakan lupa email, password, dan alamat blognya *orang aneh*
Saya hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Manusia yang sedang berusaha untuk menjalankan perintah Allah SWT, dan menjauhkan larangan-Nya *tsaaah!
Allhamdullilah.. Sampai saat ini anggota keluarga saya masih lengkap. Saya anak tengah - tengah dari 3 bersaudara. Banyak orang yang mendeskripsikan tentang saya kalau saya itu cewek cerewet, bawel, humoris (moso?), rame, bersuara cempreng, nggak bisa diam, care, pengertian (hmmm maca ciiih?) So, nggak nyesel kok kalau kalian kenal aku :) 
Tak kenal maka tak sayang! Mari kita berkawan guys *promosi*
Cukup sekian dan terima kasih.

Wassalamua’llaykum Warrahwatullahi Wabbarrakatuh..